Kukuhkan 530 Lulusan, Rektor IAIN Parepare Ingatkan Pengorbanan Orang Tua di Balik Gelar Akademik

Kukuhkan 530 Lulusan, Rektor IAIN Parepare Ingatkan Pengorbanan Orang Tua di Balik Gelar Akademik

Humas IAIN Parepare -  Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., mengukukhkan 530 lulusan Sarjana pada Rapat Senat Terbuka Wisuda sesi I Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium IAIN Parepare, Kamis (20/8/2026). Rapat senat terbuka yang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat IAIN Parepare Dr. Zainal Said, M.Ag ini dihadiri oleh jajaran civitas academica, para wisudawan, serta para orang tua dan keluarga yang memenuhi area auditorium.

Momen pengukuhan ini merupakan momen perdana bagi Prof. Darmawati mengukuhkan lulusan wisudawan dan wisudawati sebagai Rektor IAIN Parepare. “Momen wisuda dua sesi tahun 2026 ini adalah bukti betapa pesatnya tumbuh kembang almamater kita tercinta, yang kini telah meraih peringkat akreditasi Unggul,” ujar Prof. Darmawati saat menyampaikan pidato perdananya di panggung wisuda.

Dalam amanatnya, Prof. Darmawati mengingatkan bahwa pengukuhan gelar ini bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan sebuah perubahan status. “Wisuda bukan akhir perjalanan akademik, tetapi perubahan status dari pembelajar menjadi orang yang memikul tanggung jawab ilmu. Hari ini, lega itu akhirnya datang. Selamat! Kalian telah membuktikan bahwa kalian adalah pemenang!” ucapnya memberikan apresiasi atas perjuangan para lulusan dalam menyelesaikan tugas akhir mereka.

Selain selamat bagi para wisudawan, Rektor menyampaikan penghormatan mendalam atas pengorbanan serta doa para orang tua. Mengutip pemikiran cendekiawan Islam Kuntowijoyo, Rektor menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberi ruh pada gelar yang diraih. “Orang tua saudaralah yang memberikan ‘ruh’ dan kehangatan pada ilmu yang saudara dapatkan di IAIN Parepare. Atas nama seluruh pimpinan dan dosen, saya menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Bapak dan Ibu sekalian,” tutur Prof. Darmawati.


Menghadapi tantangan pesatnya teknologi Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi yang kian mendominasi dunia kerja, Rektor mengimbau para alumni untuk tidak cemas dan tetap memegang teguh kompas etika. Merujuk pada pandangan filsuf Ibnu Rusyd, Prof Darmawati mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan. “Persoalannya bukan manusia melawan AI, tetapi manusia yang memiliki AI tanpa kehilangan kemanusiaannya. Mesin bisa mengolah data jutaan kali lebih cepat, tetapi mesin tidak memiliki empati dan rasa keadilan,” tegasnya.

Rektor juga berpesan agar alumni IAIN Parepare senantiasa membawa tradisi keislaman serta kearifan lokal Bugis-Makassar, yakni Malebbi warekkadana, makkiade’ ampena—santun dalam tutur kata dan beradab dalam perbuatan. Berbekal pesannya mengutip falsafah Buya Hamka tentang Pribadi Hebat, lulusan diharapkan mampu memberikan kebermanfaatan di masyarakat. “Jangan berlomba menjadi lebih cepat dari mesin. Jadilah manusia yang lebih bijaksana, lebih jujur, dan lebih berintegritas daripada mesin!” tambahnya.

Seluruh rangkaian prosesi Rapat Senat Terbuka Wisuda Tahap I IAIN Parepare Tahun 2026 ini kemudian diakhiri dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama. Kebahagiaan dan rasa haru terpancar dari wajah Rektor, jajaran senat, hingga para alumni baru yang berfoto bersama keluarga tercinta di sekitar area Auditorium IAIN Parepare.

Penulis : Irmawati

Editor : Suherman

di dalam Berita

Sumber: www.iainpare.ac.id