Jangan Cuma Jadi Pengagum Ijazah, Ini Pesan Menohok Rektor Saat Lepas 421 Alumni

Jangan Cuma Jadi Pengagum Ijazah, Ini Pesan Menohok Rektor Saat Lepas 421 Alumni

Humas IAIN Parepare — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Hj. Darmawati, kembali memimpin pengukuhan 421 lulusan Sarjana dan Magister pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Sesi II periode Agustus 2026 di Auditorium IAIN Parepare, Jumat (21/8/2026). Rapat senat yang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat, Zainal Said, tersebut dihadiri oleh jajaran civitas academica, para wisudawan, serta orang tua dan keluarga yang memadati ruangan.
Dalam sambutannya, Prof. Darmawati menyampaikan pesan mendalam agar para alumni tidak sekadar memegang ijazah, melainkan mampu menjawab tantangan dunia kerja di era modern. Rektor menekankan agar lulusan Kampus Hijau Tosca yang telah berakreditasi Unggul tersebut memiliki ketangguhan diri dan keberanian untuk membuka jalan keberhasilan mereka sendiri di tengah dinamika masyarakat. Menyoroti tantangan dunia kerja dan data pengangguran, Prof. Darmawati secara tegas berpesan agar para lulusan tidak bersikap pasif hanya menunggu kesempatan datang. “Pesan saya, jangan hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi jadilah pencipta nilai dan pembuat peluang (value creator & job creator). Jika pintu kesempatan belum terbuka, jangan hanya berdiri di depan pintu yang terkunci. Buatlah pintu baru melalui inovasi, kewirausahaan, karya digital, dan kolaborasi,” tegas Prof. Darmawati di hadapan para wisudawan. Selain itu, Rektor mengimbau alumni agar menyelaraskan ilmu yang didapatkan dengan tindakan nyata, memegang teguh falsafah kebudayaan Bugis Taro Ada Taro Gau. Ia merujuk pada konsep peradaban ‘Umran karya Ibnu Khaldun dalam kitab Muqaddimah, bahwa peradaban tidak dibangun oleh orang yang sekadar pandai berteori, melainkan oleh individu yang memiliki solidaritas sosial serta keberanian menciptakan karya nyata bagi masyarakat.
Di samping kesiapan karier, Prof. Darmawati memberikan harapan besar agar lulusan IAIN Parepare hadir sebagai penyejuk di tengah maraknya narasi ekstremis dan ujaran kebencian di ruang digital. Mengutip pemikiran KH. Achmad Siddiq mengenai tiga pilar persaudaraan (Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Insaniyah). Rektor berharap para alumni mampu menjadi pelopor moderasi beragama (Wasathiyah) yang membawa kedamaian di tengah masyarakat. Tak lupa, Rektor mengingatkan para wisudawan bahwa keberhasilan hari ini merupakan buah dari doa dan pengorbanan orang tua. Mengutip tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab tentang keberkahan ilmu yang bergantung pada pemuliaan orang tua, ia meminta alumni bersimpuh di hadapan orang tua usai prosesi. “Jadilah seperti pohon yang akarnya menancap kuat pada nilai keimanan dan budaya, namun cabangnya menjulang tinggi membawa manfaat bagi dunia,” harap Rektor dalam amanatnya. Prosesi Wisuda ditutup dengan suasana haru dan gembira  saat para alumni baru merayakan momen kelulusan dan mengabadikan foto bersama keluarga serta civitas academica.
Penulis : Irmawati

Editor: Mifda Hilmiyah

di dalam Berita

Sumber: www.iainpare.ac.id