Senat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menuntaskan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) bersama dosen dan tenaga kependidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Selasa (27/10/2026). Forum ini menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi sivitas akademika sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan akademik dan kelembagaan.
Ketua Senat IAIN Parepare, Dr. Zainal Said, M.H., menegaskan pentingnya keterbukaan dalam membangun komunikasi antara pimpinan dan sivitas akademika. Melalui FGD, berbagai masukan dari fakultas diharapkan dapat didengar dan dibahas sebagai bagian dari upaya pengembangan institusi.
“Pimpinan siap mendengar aspirasi dari fakultas. Melalui forum ini, kami ingin memperoleh masukan secara langsung agar berbagai persoalan dan gagasan pengembangan kampus dapat menjadi bahan pembahasan lebih lanjut,” demikian pernyataan yang dirumuskan berdasarkan substansi pembahasan dalam FGD.
FGD di FEBI merupakan bagian akhir dari rangkaian dialog Senat bersama fakultas dan Pascasarjana. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Fakultas Tarbiyah (FAKTAR), serta Pascasarjana.
Ketua Panitia, Dr. Musyarif, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya Senat memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan seluruh fakultas. Melalui FGD, Senat berupaya mendengarkan langsung pandangan dosen mengenai pengembangan akademik maupun nonakademik di lingkungan kampus.
Menurutnya, masukan yang dihimpun dari setiap unit diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan dan perumusan kebijakan di tingkat institut.
Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Andi Bahri, M.E., M.Fil.I., dalam sambutannya menyampaikan sejumlah gagasan terkait pengembangan fakultas, khususnya peningkatan minat calon mahasiswa, kualitas pelayanan akademik, dan penguatan sistem penjaminan mutu.
Ia menjelaskan bahwa program studi berakreditasi unggul perlu didukung strategi pengembangan dan sosialisasi yang tepat agar semakin dikenal oleh calon mahasiswa. Minat calon mahasiswa, menurutnya, turut dipengaruhi oleh tujuan pendidikan serta gambaran prospek karier setelah menyelesaikan studi.
Karena itu, kolaborasi seluruh unsur fakultas diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat daya tarik program studi.
Dalam aspek pelayanan akademik, Dr. Andi Bahri menyoroti pentingnya pemantauan pelaksanaan perkuliahan secara teratur dan terukur. FEBI telah menerapkan mekanisme pelaporan pelaksanaan perkuliahan melalui ketua rombongan belajar untuk membantu fakultas memantau kegiatan perkuliahan, baik secara daring maupun luring.
Ia juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI). Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, seluruh program studi di FEBI telah mengisi instrumen AMI sebagai bagian dari upaya memperkuat penjaminan mutu dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Dr. Zainal Said menjelaskan bahwa peran Senat tidak terbatas pada pelaksanaan sidang akademik, tetapi juga berkaitan dengan pembahasan kebijakan penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Aspirasi yang dihimpun dari fakultas, lanjutnya, akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut, terutama untuk mengidentifikasi persoalan yang memerlukan penguatan kebijakan atau regulasi di tingkat institut.
Pembahasan tersebut mencakup bidang akademik, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, hingga aspek nonakademik, termasuk kebutuhan sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas pendidikan, koordinasi, dan diskusi di lingkungan kampus.
Berakhirnya FGD di FEBI menandai selesainya rangkaian dialog Senat bersama fakultas dan Pascasarjana. Melalui forum ini, berbagai aspirasi dari tingkat fakultas diharapkan dapat terhubung dengan proses pembahasan kebijakan di tingkat institut.
Komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat tata kelola kelembagaan, mendorong peningkatan mutu pendidikan, serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di IAIN Parepare.
